Monday, 19 March 2012

Freedom in Islam

Assalamualaikum,
pernahkah kita mendengar bahwa Islam itu merdeka, dengan Islam kita merdeka? Ya, memang. Terkadang orang yang mendengarnya tidak percaya bahwa Islam membawa kemerdekaan. Lalu kenapa banyak sekali aturan-aturan yang ada di agama ini?

Semua tau, dengan aturan kita akan merasa dikekang dan tidak dapat melakukan apa yang akan kita inginkan. Negara liberal sedikit memiliki aturan-aturan sehingga mereka disebut liberalis. Tapi mengapa Islam disebut merdeka?

Sebelumnya ini hanya buah pikiranku saja, iseng-iseng. Ternyata saya merasa bahwa Islam memang mengedepankan kemerdekaan. Mengapa? Karena ada peraturan-peraturannya. Peraturan atau hukum di dalamnya membuat kita dapat merdeka.

Maksudku begini, apakah anda ingin merdeka? Bagaimana jika semua orang merdeka? Lalu apa yang terjadi jika semua mengartikan kemerdekaan dengan kebebasan tanpa aturan? KACAU BALAU.

Hukum Islam adalah alat untuk memerdekakan manusia di bumi ini. Caranya? Dengan menjaga kemerdekaan orang lain. Dengan kebebasan tanpa aturan, kebebasan orang lain menjadi berkurang. Jika orang yanag kaya memperlakukan semerdekanya merdeka terhadap orang miskin maka orang miskin berkurang kemerdekaannya, orang kuat terhadap orang lemah, yang sempurna terhadap yang cacat.

Hukum Islam sangat kompleks, mulai dari sosial sampai cara untuk membersihkan diri teratasi. Misalkan saja, aturan makan. Makan jelas ada aturannya. Makanlah sebelum lapar, berhentilah sebelum kenyang. Apa tujuannya? Untuk menjadikan kita sehat sehingga kita tetap merdeka, yato? Jangan salah, Nabi Muhammad SAW adalah orang yang sangat atletis, perutnya "six pack" dan sangat kuat. Jika ada orang yang mengaku nabi tetapi perutnya besar, tinggalkan saja dia.

Aturan tentang zakat memberikan kemerdekaan kita sebagian ke  orang yang belum merdeka sehingga kita merdeka bersama. Bayangkan jika hanya orang-orang tertentu saja yang merdeka, dan bayangkan jika semuanya merdeka. Jadi, bukan zakat yang dikeluarkan akan menjadi kurang kemerdekaan kita, melainkan menambahkan kemerdekaan kita, apalagi orang lain. Itu hanya sebagian contoh saja....

Kebenaran datangnya dari Allah SWT, kekurangan datangnya dari makhluknya.
Wassalamualaikum.